Kepala Perpustakaan Universitas Nasional(UNAS) Hesti Ari Wardani, S.I.Pust.,M.SIP dan Pustakawan UNAS Yulia Zahra Yamini, SIP mengikuti kegiatan Workshop “Akselerasi Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi: Optimalisasi Instrumen Nasional dan Inovasi Artificial Intelligence” yang diselenggarakan selama dua hari pada 18–19 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Politeknik APP Jakarta, Jalan Timbul No. 34, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630, Ruang Semeru Lantai 3 Gedung A. Workshop ini menjadi wadah penguatan kompetensi bagi pengelola perpustakaan perguruan tinggi dalam memahami proses akreditasi, penyusunan evidence, serta pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung peningkatan mutu layanan perpustakaan.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, sambutan dari pengurus FPPTI DKI Jakarta, serta pengantar kegiatan. Materi utama disampaikan melalui beberapa sesi, di antaranya penguatan mutu perpustakaan perguruan tinggi dan tantangan akreditasi di era kecerdasan artifisial, serta pemanfaatan AI sebagai alat bantu dalam evidence mapping, gap analysis, dan inovasi layanan perpustakaan. Selain sesi pemaparan materi, peserta juga mengikuti kegiatan workshop berupa penyusunan matriks evidence dan prompt kerja untuk kebutuhan akreditasi, serta simulasi ide inovasi AI dalam pengelolaan evidence dan penguatan layanan perpustakaan. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung efektivitas pengelolaan dokumen dan peningkatan kualitas layanan.
Dok. Hari Ke.1Pada hari kedua, kegiatan berfokus pada pemahaman lebih mendalam terkait kebijakan, prinsip, dan instrumen akreditasi perpustakaan perguruan tinggi. Peserta mendapatkan materi mengenai indikator penilaian, bobot komponen akreditasi, serta kebutuhan evidence yang harus dipersiapkan dalam proses akreditasi. Selanjutnya dilakukan workshop self-assessment awal dan gap analysis berdasarkan komponen akreditasi, serta klinik evidence dan penyusunan roadmap persiapan akreditasi perpustakaan perguruan tinggi. Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesimpulan, rekomendasi tindak lanjut, pemberian sertifikat, serta foto bersama.
Dok. Hari Ke.2Keikutsertaan Perpustakaan UNAS dalam kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi proses akreditasi perpustakaan melalui pemahaman instrumen nasional yang lebih baik, penguatan pengelolaan bukti dukung (evidence), serta mendorong terciptanya inovasi layanan berbasis teknologi. Perkembangan teknologi AI memberikan peluang bagi perpustakaan untuk melakukan pengelolaan data, analisis kebutuhan pengguna, penyusunan dokumen, hingga pengembangan layanan secara lebih efektif dan efisien.
Sebagai tindak lanjut, Perpustakaan UNAS direkomendasikan untuk melakukan evaluasi internal terhadap kesiapan akreditasi melalui kegiatan self-assessment berkala, pemetaan kesenjangan (gap analysis), serta penyusunan roadmap perbaikan berdasarkan indikator akreditasi yang berlaku. Selain itu, perlu dilakukan penguatan dokumentasi kegiatan dan pengelolaan evidence secara sistematis agar setiap program, inovasi layanan, dan capaian perpustakaan dapat terdokumentasi dengan baik.
Bagi perpustakaan perguruan tinggi yang akan melaksanakan akreditasi, disarankan untuk mempersiapkan proses akreditasi sejak awal dengan membangun budaya mutu, melakukan koordinasi lintas unit, memastikan ketersediaan dokumen pendukung, serta memanfaatkan teknologi digital termasuk AI sebagai alat bantu dalam pengelolaan informasi dan peningkatan layanan. Dengan persiapan yang terstruktur dan berkelanjutan, akreditasi tidak hanya menjadi proses pemenuhan standar, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kualitas dan inovasi perpustakaan secara berkelanjutan.
Source picture: FPPTI & Dispusip DKI Jakarta


